Ada Apa dengan Yoga

22 Januari 2015

18.54 @R.TV

 

Bismillah….

Hoaaaah ! akhirnya bisa terbit juga ini tulisan, harusnya sudah bisa mejeng di blog ini sekitar bulan September-Oktober 2014 hmm…tapi belum bisa menyempatkan diri untuk menulisnya.

 

Ini terkait dengan sebuah forum yang pernah saya ikuti, Sekolah Calon Ibu, di bidang kesehatan diberi materi salah satunya adalah olah raga Yoga. Berikut ini akan saya tuliskan hasil catat-mencatat yang ada di buku saya, maaf kalau ga lengkap karena mungkin terlupa setiap kejadian-kejadian yang ada dalam pertemuan. Cekidot !! selamat menikmati… (eits!!! Bacanya harus sampai selesai ya hehe)

 

Dalam pertemuan tersebut dijelaskan bahwa untuk menjadi instruktur Yoga harus memiliki sertifikat, namanya CYT (Certified Yoga Teacher). Yang mendapat sertifikat ini adalah seseorang yang sudah tinggi jam terbangnya (terbang???? Hhe) dan bisa dipercaya untuk mengajarkan agar bisa menghindari terjadinya cedera (secara badannya ditekuk-tekuk haha).

Yoga itu banyak macam atau alirannya hoho…yoga merupakan pengetahuan kuno dan sistem perawatan kesehatan yang baik, yoga bisa digunakan sebagai awal perjalanan untuk lebih mengenal diri kita (mungkin maksudnya gini….jadi ceritanya kan yoga itu olahraga yang menggunakan konsentrasi pikiran penuh, kondisi tenang, naaaah dari ketenangan diri yang didapat itu bisa dijadikan media untuk lebih mengenali diri kita, media yang bisa membuat kita bisa bicara pada diri kita sendiri, apa to mau kita dalam hidup ini? Apa yang akan kita lakukan untuk menyelesaikan permasalahan dalam hidup ini? Karena yoga itu sifatnya memberi ketenangan hoho).

 

The problem is…..

Yoga itu dikenal sebagai ajaran agama Hindu. Di Negara asalnya, yaitu India (itu istilah2 gerakannya bahasa acha-acha haha), yoga digunakan sebagai sarana untuk mendekatkan diri pada Tuhan.

 

So… bagaimana dengan kita yang muslim?

Yoga bisa juga digunakan para muslim karena sifatnya lebih universal (digunakan untuk olahraga) ASAL tidak menggunakan jampi-jampi atau mantra yang biasa digunakan dalam ritual, jadi gunakan yoga yang alirannya bukan untuk ritual, yoga bisa membuat pola hidup jadi lebih baik.

 

Why do Yoga?

  • pernafasan jadi baik
  • memperbaiki postur tubuh
  • membantu penyembuhan arthritis
  • membantu penyembuhan sakit tulang belakang/punggung/pinggang
  • promosi gaya hidup sehat
  • membantu mempermudah persalinan
  • cara terbaik untuk mengisi waktu luang

 

pihak penyelenggara memberi kontak instruktur di Jogja yang bisa didatangi rumahnya untuk belajar Yoga, kalau sesama muslimah jadi lebih aman ehhe 😀 .

Sempet pengen ikut..karena lokasi rumah instruktur ndak begitu jauh dari rumah

 

Tapi……

 

hati ini bergelut hahaha

 

 

Sore harinya setelah mengikuti acara tersebut..ketika sedang duduk-duduk di rumah, saya melirik sebuah majalah di atas meja. Hm…..itu buku dari beberapa hari yang lalu tak beranjak dari meja setelah diletakkan begitu saja oleh Bapak. Tak ada yang mengambilnya ataupun menaruhnya di rak buku. Saya ambil majalah tersebut, ternyata majalah edisi tahun 15 Desember 2010-15 Januari 2011 wew jadul timen. Ngopoin babe kemarin naruh majalah ini di meja. Ngek!

 

Buka…buka…buka…

“Jaga Stamina dengan Yoga”

 

Weh!!!! Ono Yoga…

Baca aah (sering ga sih kamu-kamu kalau pas sedang memikirkan suatu persoalan tu trus tiba-tiba ada kejadian di sekitar yang menyinggung tentang permasalahan yang sedang kita pikirkan sehingga bisa membuat kita berpikir bahwa inilah petunjuk dari Allah? Kiss buat Allah :*  )

 

Berikut ini kutipan kalimat dalam majalah yang saya baca :

————————————————0——————————————————

olahraga memang penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Rasulullah SAW bersabda “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih disukai oleh Allah dari muslim yang lemah. Meski masing-masing tetap memiliki kebaikan”

Yoga berasal dari India, yoga bahkan bentuk ritual agama Hindu yang diyakini pemeluknya mengandung unsur olahraga.

Majalah ini juga mengutip tulisan dalam buku “Panca Yoga” oleh Sastradjaja, Penerbit PT Mandira, Semarang, 1976 :

  • yoga sebenarnya paham tasawuf dalam Hindu. Ada yang mengatakan tapa brata, asketisme, zuhud, menjauhi keduniaan sama sekali, menyiksa diri
  • Tujuan yoga ialah memusatkan tenaga dan pikiran untuk melebur diri dengan Sang Pencipta dengan cara-cara tertentu.
  • Yoga digunakan untuk kesehatan (kesegaran dan ketahanan tubuh) dan kekebalan tubuh (walau bukan tujuan semula)
  • Yoga ada sejak ribuan tahun yang lalu
  • Pelajaran yoga tersirat dalam kitab-kitab suci agama Hindu : Weda dan Bhagawad Gita
  • Lima cara Yoga : Hatha Yoga, Raja Yoga, Karma Yoga, Bakti Yoga, dan Jenana Yoga. Perbedaannya bukan hanya pada cara bersila, tapi juga pada falsafah hidup dan cara hidup.
  • Pelaku Yoga (disebut Yogi) tidak memakan daging dan berpantang dalam beberapa jenis makanan.

Salah satu yang diklaim para pelaku yoga adalah hati menjadi tenang. Namun, sebagai muslim kita hendaknya berhati-hati dengan klaim tersebut. Walaupun terbukti namun hasil tersebut didapat dengan cara yang tidak Syar’i. Kita bisa memperoleh ketenangan jiwa dengan khusyu’ dalam sholat atau tilawah Al-Qur’an.

Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhan-lah mereka bertawakkal, (yaitu) orang-orang yang mendirikan sholat dan yang menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka” (Al-Anfaal 2:3)

Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orag-orang yang khusyuk, (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.” (An-Nuur : 45-46)

 

Kemudian jurus pamungkas yang ditulis dalam majalah ini adalah hadist yang sudah saya yakini sebelumnya yaitu :

Barang siapa yang meniru kelompok manusia tertentu, maka ia masuk dalam golongan mereka”

———————————————–o—————————————————–

Baiklah…cari olah raga lainnya saja yang lebih aman, banyak kalangan muslim yang sudah melakukan olah raga yang satu ini, naaah saya juga tidak bisa untuk men-judge apakah mereka  salah/benar jika melakukan yoga yang tanpa menggunakan ritual2 khusus yang dilakukan umat agama Hindu. Karena saya dari dulu paling suka untuk meninggalkan hal yang meragukan daripada salah ya sudah.. sebaiknya ndak saja. Monggoh saja siiih sesuai keyakinan masing-masing

 

Oke, begitulah tulisan mengenai yoga ini, semoga ada kebermanfaatan yang bisa diambil dalam tulisan ini, bisa membantu untuk mengambil keputusan bagi teman-teman yang bingung mengenai halal/haram nya yoga. Wallahualam….

 

Sekian, terima kasih sudah berkunjung…   🙂

SCI#2 : 3 Karakter Muslimah Dahsyat & Gizi untuk Keluarga

Yuk cuus ke materi..

3 KARAKTER MUSLIMAH DAHSYAT

By : Umi Habibah

Kita harus bisa menjadi tangguh untuk menghadapi ujian-ujian hidup kita! Setiap fase kehidupan pasti terdapat ujian masing-masing. Ibarat kita menjalani dunia pendidikan. Tiap tingkatan pendidikan selalu ada ujian yang harus dihadapi agar bisa melanjutkan ke tingkat selanjutnya. Setiap tingkat memiliki bentuk ujian yang berbeda, soal ujian untuk anak SD dengan anak SMP akan berbeda tingkat kesulitannya. Permasalahannya adalah…kadang-kadang kita belum bisa menyaring tingkat permasalahan yang ada. Masalah gampang malah dirasa jadi susah, ntar malah nyalah-nyalahin orang lain atau malah Tuhan. Tempatkan masalah sesuai dengan proporsinya, jangan semua masalah dianggap berat. Dipilah-pilah mana masalah yang berat, mana yang ringan, mana yang prioritas diselesaikan terlebih dahulu, mana yang bisa ditunda untuk diselesaikan ketika ada masalah yang lebih urgent. Jika mendapat permasalahan yang sifatnya berat, maka segera selesaikan bukannya malah stress dan merasa terbebani. Kita bisa menyalahkan guru jika ia salah memberikan soal, misal soal anak SMP diberikan pada anak SD, tapi kita tidak bisa menyalahkan Allah ketia Dia memberikan kita ujian dalam hidup ini, Allah takkan memberikan ujian diluar kemampuan hambaNya. Allah tidak pernah salah.

Bagaimana untuk menjadi muslimah dahsyat?

  1. KUAT (kemampuan untuk menanggung beban)

Mencakup jiwa (rohaninya sehat, keimanan tinggi), raga (kuat), dan materi (cukup). Jika diberi amanah, maka sertai amanah itu dalam doa kita. Doa adalah spirit yang tak tergantikan!

Sebuah hadist shahih :

“mukmin yang kuat lebih baik dan lebih disukai Allah daripada yang lemah. Meski masing-masing tetap memiliki kebaikan.” (HR Muslim)

  1. TANGGUH

Mencakup :

Sabar, ketahanan mental dalam memecahkan masalah (bukan berarti diam dan pasrah).

Peka, terbuka dan tanggap (berhubungan dengan terampil).

Hasrat, mengubah hal-hal di sekelilingnya menjadi lebih baik.

Kreatif, kemampuan menciptakan daya cipta.

Dinamis, yakin dan berusaha untuk menemukan cara-cara yang baru.

Tidak mudah putus asa, selalu ingin menguji jawaban dan alternatif yang telah dibuat.

Mampu bekerjasama, sanggup berpikir secara produktif bersama dengan orang lain.

Mencoba dan melaksanakan.

  1. TERAMPIL

Naaah ini yang sering terlalaikan. Kita harus mampu melakukan banyak hal. Mengasah diri kita agar mampu menyelesaikan segala jenis pekerjaan dan tugas, terutama tugas dalam rumah tangga.

Tiga-tiganya harus bersama menjadi 1 kesatuan menjadi karakter kita gaes!

Siap menjadi muslimah dahsyat?????

Insya Allah….Insya Allah… Insya Allah..ada solusinyaaaaa~~ lhoh!! Kok sontreknya mamah Dedeh? 😀

cusss materi kedua…

GIZI UNTUK KELUARGA

Hhe. Materinya ga beda jauh sama yang sudah saya dapat dari kampus.

Sebelumnya kami sekelompok diminta untuk menyusun menu 1 hari. 1 kelompok mendapat beberapa kartu yang isinya sebuah menu makanan, naah kita harus bisa menyusun beberapa jenis makanan itu menjadi 1 kesatuan menu makan di rumah. Dipilah-pilah mana yang sebaiknya dikosumsi mana yang sebaiknya tidak. Bejo-bejonan siih kelompok dapetnya kartu makanan apa aja. Kebetulan di kelompok TOSERBA ini dapat kartunya banyak hahahaha pinter ngerebutnya si salah satu perwakilan kami ^_^. Alhamdulillah ga ada jambak-jambakan sih rebutannya (lhoh)

Setelah kelompok mempresentasikan menu, panitia yang berlatarbelakang pendidikan Gizi memberikan materi singkat (karena waktu sudah mepet), berikut materinya…

3 syarat untuk menyusun menu :

  1. Kandungan Gizi (KH, Protein, Lemak, dan Serat)

Naah, yang namanya KH itu tidak hanya nasi kawan-kawan, banyak bahan-bahan makanan di sekeliling kita yang merupakan sumber karbohidrat, seperti ubi, kentang, roti, pasta, mie, dll. Masyarakat Indonesia sudah kebiasaan kalau belum makan nasi berarti belum makan haha padahal dengan mengkonsumsi bahan makanan sumber karbohidrat lainnya itu sudah bisa menggantikan nasi.

  1. HA3B
  • Halal & Thayyib (bahan, cara mendapatkan, cara mengolah)
  • Aman dari zat2 yang berbahaya (bahan cemaran di sekitar)
  • Bergizi
  • Berimbang (porsi sesuai kebutuhan tubuh, setiap orang berbeda-beda), naah konsep yang 4 sehat 5 sempurna itu sudah tidak dipakai lagi ya kawan-kawan, kini konsep yang dipakai adalah beragam dan berimbang, ga harus minum susu agar sempurna. Asalkan kebutuhan gizinya sudah terpenuhi dengan cukup baik, maka tak minum susu pun bisa sehat 🙂
  • Beranekaragam
  1. Waktu makan

Makan yang baik itu adalah..sedikit-sedikit namun sering, sehingga tidak meninggalkan lambung dalam keadaan kosong. System pencernaannya juga jadi lebih baik daripada ga makan sama sekali dalam waktu lama tapi kemudian makan sebanyak-banyaknya dalam 1x waktu makan. Nah konsep pembagian waktu makan itu seperti berikut = 3x makan utama, 2x selingan.

Makan pagi -> Snack pagi -> Makan siang ->Snack sore -> Makan malam

Banyak sebenernya materi tentang gizi, lamaaaa banget kalao dibahas satu2 ga habis-habis. Ini sekedar materi yang saya dapat dari pertemuan II. Sekian terima kasih atas kunjungannya. Sampai jumpa di materi selanjutnya.

terima kasih sudah berkunjung 🙂

wassalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh

markibok…mari kita bobok..

Aku Dilamar untuk Menjadi Istri yang Kedua

Jum’at, 26 September 2014

19.35 @ ruang Tv

Ditemani radio dan sebungkus soklaat…(duuh malam2 cemilannya)

Tadinya udah mau tidur, bingung mau ngapain, besok libuuur yeeeeeeeee, tiba-tiba inget ! oh ya saya punya PR buat nulis di blog, oke lah daripada ga ngapa2in mari menulis saja.

Oke..

Sudah siap?

😀

Materi kita kali ini adalah materi di pertemuan kedua SCI, tanggal 14 September 2014. Pagi itu dimulai dengan pengukuran BB, TB, LLA, dan perhitungan Indeks Massa Tubuh, saya NORMAL saudara-saudara hahaha masih Ideal!

Kemudian acara dilanjutkan dengan diskusi kelompok. Begitu panitia memberikan instruksi saya sudah mencium bau2 pertanyaannya kayaknya tentang itu (Itu apa hayo) deh, pokoknya yang agak ga beres hahahaha. Nah! Beneran…

KASUS = Aku dilamar untuk menjadi istri yang kedua……

ZIIIING…

waktu serasa berhenti sejenak, petir bergemuruh (lhoh)

Berikut pertanyaan dan jawaban kelompok kami, TOSERBA!!!!

Pertanyaan :

  1. Apa yang terlintas dalam pikiran Anda saat diminta menjadi istri kedua?
  • Jawab : Astaghfirullah! (kami ga tau musti menjawab apa, hanya kata itu yang nancep! 😀 )
  1. Apakah hal tersebut menjadi masalah?
  • Jika ya, apa masalahnya?
  • Jawab : ya, karena baru pertama menikah namun sudah menjadi yang kedua itu terasa berat. Cari tau apa alasan diminta menjadi istri kedua, misal apakah istri pertama tidak bisa memberikan keturunan atau bagaimana. Naah dibawa ke istikharah untuk memantapkan hati.
  • Jika tidak segera diselesaikan, apa mudhorotnya?
  • Jawab : khawatir akan menjadi ladang dosa ketika tidak bisa istiqomah dalam keikhlasan baik dari pihak kita sebagai istri kedua, maupun istri pertama. Langkah terbaik untuk menyikapi adalah dengan istkharah dan minta pendapat dari orang lain (konsultasi)
  1. Apa yang Anda lakukan Jika keluarga/pasangan berbeda pendapat dengan Anda?
  • Jawab : dijadikan bahan pertimbangan, minta petunjuk pada Allah.

Setelah menjawab, masing-masing kelompok mempresentasikan jawaban masing-masing. Bisa dikatakan semua kelompok keberatan jika diminta menjadi istri kedua. Hhee.. why? Karena ini akan menjadi pernikahan yang pertama bagi kami, tapi tapi tapi kami akan menjadi yang kedua baginya?  selain itu juga mbayangin jadi istri pertama yang diduakan ituuuu…. Its hard… yah ok, baiklah ikhlas, nah tapi ada kalanya ketika suatu hari keistiqomahan untuk ikhlas itu memudar nah loh.

Setuju tidak dengan poligami?

Jawabannya adalah : SETUJU!!!! HARUS!!!

Lhoh piye to An?

Sek to, ini ada pertanyaan lagi…

Siap ga di poligami?

Jawabannya adalah : NGGAAAAAAAK! HAHHAHA (maap saya rasa saya belum kuat menghadapi tes yang 1 ini)

Gini lho, kenapa kita harus setuju dengan poligami? Karena poligami itu ada dasarnya, ada di Al-qur’an. Mau ngebantah Allah kamu? Plak!!

Naaah kalau pertanyaannya “siap ga dipoligami?” it’s up to you pren 🙂

Dalam hukum di Indonesia, Poligami diperbolehkan, jika :

  1. Tidak memiliki keturunan
  2. Pasangan cacat
  3. Istri tidak melayani suaminya

(maap saya belum sercing2 tentang hukum poligami di Indonesia, ini bener-bener tulisan di note saya yang kemudian saya ketikkan di lepi jadi monggoh kalau ada yang sercing boleh dishare di sini, nuwuuun)

Naah begitulah materi di jam ke nOL

maap kalau ada yang syok baca judulnya, tp jadi pengen baca kaaan, kepo mesti kepo hahah ekekeke ^^v

SCI#1 : 4 D For Family

Selasa, 16 September 2014

Ba’dha maghrib

Yak!.. siapkan hp di atas meja, nanti bisa menggunakannya sebagai modem,

Singkirkan barang-barang yang mengganggu..

Ambil kasur busa dari kamar simbah, beserta bantal, guling, dan selimut soklat yang hangat (ntar tinggal llleb hehe)

Ambil seikat buah kelengkeng nyom-nyom….

Di rumah lagi sendirian krik2..

Hidupkan tv biar ga sepi …emm acaranya jelek! Matikan

Hidupkan hp ibuk, buka aplikasi radio….tunyuk! eh ga mau idup

headset belum terpasang, headset berfungsi sebagai antena…..” kata si hp.

Ambil headset di tas, colokkin. Pencet tombol volume (dikira tombol speaker, belum menemukan tombol speaker)

Ada nasehat lagi yang muncul di layar hp ibuk, waah apik hahaha (nggumun)

IMG_20140916_182554

gambar 1. Hp Ibuk

Ambil kamera dan catatan materi…

Yeah ! I am ready! Mari menulis

Catatan pertama marilah kita beri judul “4D for Familly” sesuai materi yang saya terima pada pertemuan pertama Sekolah Calon Ibu, sudah siap membaca teman2? Ok.. eh sek2 tak ambil kacamata dulu Blurrrrrrr hhe

.

.

Beberapa menit kemudian…

.

.

Ok I am back!

Mari kita ubah kata ganti “saya” menjadi “aku”..

Sabar ya, aku nulisnya sambil nyomot kelengkeng ekekekke sambil mikir nulis apa ya..

Hari itu, Ahad 07 September 2014

Aku datang sekitar jam 7.30, acaranya di masjid Nurul Ashri, masih beberapa orang yang hadir, tapi lumayan. Ternyata belum  dipublikasikan heboh-hebohan aja, acara seperti ini sudah menyedot banyak peminat haha. Pihak panitia membatasi jumlah maksimal peserta adalah 66 orang. Hari itu yang hadir kurang lebih 40an orang.

Acara pun dimulai, kami disuruh membentuk kelompok menjadi 5 kelompok dengan jumlah anggota 9-10 orang. Akhirnya kami berbentuk! Haha kelompokku…1 orang diantaranya temen SMA, 2 temen kuliah, 1 kakak angkatan kuliah zzzzzzzzzzzzzzzz. Kelompok-kelompok belum bernama, host menyuruh masing-masing anggota kelompok menyebutkan nama benda (aku lupa, benda yang disukai atau benda yang mewakili diri sendiri ya? Atau dua2nya >,< hhe)

Inilah list benda yang disebut anggota kelompok :

  • Bunga
  • Jaket
  • Semangkuk salad
  • Air putih
  • Coklat
  • Bross
  • Buku
  • Gamis
  • Kasur

Instruksi selanjutnya adalah putuskan sebuah nama kelompok yang mewakili seluruh benda yang disebut oleh setiap anggota kelompok. Setelah itu kami disuruh menyebutkan apa nama kelompok kami…

Kelompok 1 = wisata alam (bisa kebayang lah ya kata-kata apa yang muncul)

Kelompok 2 = pelangi (emm mungkin berhubungan dengan warna?wew)

Kelompok 3 = happiness (emm kemungkinan kata2 nya abstrak)

Kelompok 4 = epic (emm ini juga abstrak hahaha)

Do you know kami memutuskan untuk memberi nama kelompok kami apa?

T-O-S-E-R-B-A (temenku kalau baca ini pasti komennya “pekok!” sambil ketawa, nih emot buatmu 😛 ) semua serba ada kan di Toserba?ekekekeke nama kelompok kami emang semacam ndagel dan celelekan hahaha secara kelompok yang lain tu nama-namanya anggun gitu haha eits, tapi kl ga ada yang aneh begini ga seru kan? Nantikan aksi kami!

Lanjut! Setelah menggegerkan acara dengan nama kelompok yang aneh haha kita mulai materinya

4 D For Family

  1. DISCOVERY : temukan potensimu!

Pertinyiinnyi

Dorongan apa yang ada pada diri Anda sehingga menjadi ibu dahsyat? Rangkum dalam 1 paragraf!

Kekuatan apa yang Anda miliki untuk menjadi seorang ibu dahsyat?

  1. DREAM : beranilah bermimpi!

Pertinyiinnyi

Bagaimana mimpi Anda tentang menjadi Ibu dahsyat?

Rangkailah semua mimpi menjadi sebuah cita-cita yang jelas dan indah!

  1. DESIGN : desain hidupmu dengan lengkap! Jangan mengalir seperti air begitu saja.

Pertinyiinnyi

Diskusikan apa yang perlu ada/harus dilakukan untuk meningkatkan peran Anda sebagai seorang ibu dahsyat!

  1. DESTINY : apa komitmen kelompok untuk memelihara dan meningkatkan peran sebagai Ibu?

Pertinyiinnyi

Buatlah lagu yang berisi nama kelompok dan mimpi kelompok!

Naah dari setiap D kami disuruh berdikusi, menuliskannya pada selembar kertas kecil , membacakan hasil diskusi kami dan menempelkannya di depan. Berikut hasil diskusi kelompok kami:

DISCOVERY

  • Kami berniat, yakin, dan mampu menjadi ibu dahsyat yang selalu mendidik anak menjadi anak yang tangguh. Tak pernah putus asa serta menjadi teladan agar selalu bersyukur dan menjaga amanah dari Allah. (agak gimana emang kalimatnya haha soalnya hasil pemikiran yang berbeda-beda dan harus dijadiin satu, tapi intinya pada nangkep kan hhe)
  • Kekuatan kami : kesabaran, visioner, konsisten, penyayang, mandiri, sensitive, tegas, cerdas, dan mempengaruhi.

 

DREAM

  • Menyumbangkan tentara Allah yang Qur’ani, Robbani, b’akhlak, beritelijen, dan ikut membangun peradaban Islam (kata-katanya berat ini wussssh, aamiin semoga terwujud 🙂 )

 

DESIGN

  • Ikut SCI
  • Baca-baca buku
  • Menambah hafalan Qur’an
  • Asah Keterampilan
  • Ikut majelis
  • Belajar memasak
  • Silaturrahmi
  • Act as mother
  • General check up
  • Belajar financial management (dapet applause karena di kelompok laen ga ada hahaha)
  • Healthy life style

 

DESTINY

  • Irama : soundtrack doraemon
  • Lyric

Kami dari Toserba

Yang punya cita-cita

Kami ingin menyumbangkan tentara Allah

Yang berakhlak mulia, Robbani dan Qur’ani

Guna membangun peradaban Islami

Kami istri Sholihah, InsyaAllah

Hey…. Peserta SCI!

Ya Allah kabulkanlah mimpi kamiiii

Tooserbaaa..

Nantikan materi selanjutnya ya 😉 tengs kunjungannya…

Assalamu’alaykum warohmatullahi wabarokatuh

Aktifkan Hp, tethering & portable hotspot

Eeeeeh masih pada baca ya, ups!

Zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz

sinyal diputus.. bye!

*salam-salam, buat temen yang lagi sakit, Syafakillah! istirahat dan be happy lah haha ojo stress, H-1bulan yeyeyeyyee

SEKOLAH CALON IBU

Rabu, 03 September 2014

08.37@kesekretariatan BPK, S2 IPK, dan AIDIPROKESI  FK UGM

 

hm… sebelum Ramadhan yang lalu, tiba-tiba saja rasa penasaran saya terhadap yang namanya pernikahan itu, semakin besar. Karena saya belum pernah menikah maka wajarlah kalau saya penasaran hhe…

penasaran tentang apa?

penasaran tentang apa aja sih yang harus saya ketahui tentang persiapan sebelum menikah!

kenapa saya jadi penasaran? karena teman dekat saya yang belum lama dekat dengan saya walaupun rumah kami dekat, waktu itu ternyata sudah pernah ikut-ikutan program taarufan.

Setiap kami bertemu pertanyaan demi pernyataan saya lontarkan padanya, sosok yang lebih berpengalaman ahihihi.

Setelah bertanya padanya, rasa penasaran malah bertambah.

teman saya sebenarnya menyemangati saya untuk mengikuti program tersebut, tapi bagi saya, saya rasa banyak pertimbangannya hahaha. its not easy, apalagi kalau minta tolongnya pada seseorang yang bahkan tak memahami bagaimana diri kita dan apa yang kita mau.

haha daripada ga jelas, mari kita cari buku yang membahas tentangnya….haha setelah ke sana ke mari akhirnya mendapatkan buku yang bisa menjawab pertanyaaan-pertanyaan saya haha, buku itu sepakat dengan pemikiran saya!

selang beberapa waktu, dalam sebuah acara, dilaunchinglah sebuah program sekolah calon ibu yang akan dilaksanakan mulai bulan September selama 6x pertemuan (sepekan sekali). dalam program ini ada beberapa bahasan topik yang akan dibahas dan ada juga praktiknya seperti :

1. 4D for family

2. 3 karakter muslimah dahsyat

3. membicarakan sosok ikhwan

4. komunikasi keluarga

5. membiasakan kebiasaan baik sejak kecil

6. menjadi dokter di rumah

7. gizi untuk keluargaku

8. mengenal dapur yuk

9. kesehatan reproduksi

10. praktik perawatan bayi

11. membina keharmonisan keluarga

12. muslimah melangkah

naaaah yang membuat saya tertarik pada program ini adalah karena narasumber yang akan hadir adalah ahli gizi dan psikolog, jadi belum ada alasan untuk nggak ikutan program ini, lumayan untuk nambah wawasan, bisa nambah teman, dan bisa lebih memperdalam ilmu di bidang kesehatannya juga buahahahaha (keliatan banget dah lama ga belajar). Berguru pada ahli gizi agar nantinya bisa berbagi dengan yang lain.

memang biaya untuk mengikuti program ini agak ngerogoh dompet, saku, anakan tas, tempat alat tulis (lhoh) hahaha tapi masih lebih murah dibandingkan biaya seminar nasional/internasional kok ekekekek.

program ini akan dimulai besok Ahad (07Sept) (jadi pertemuannya setiap Ahad, naaah alasan saya  fix ikut ini karena diadakan setiap hari libur kerja, jadi bisa ikutan terus InsyaAllah, rugi dah mbayar kl ga hadir hahaha)

InsyaAllah hasil dari setiap pertemuan akan saya catatkan di blog ini, (mudah2an ga ngantukan ya saya besok, plak!). mudah2an bisa bermanfaat untuk teman-teman yang mungkin belum bisa ikutan program tersebut tapi pengen tau pake banget.

jelas, yang namanya menjadi Ibu itu ga ada sekolah formalnya, semua belajar secara otodidak karena situasi dan kondisi setiap rumah tangga itu berbeda-beda, namun tak ada salahnya mencari ilmu pada yang sudah berpengalaman, sehingga jika suatu waktu mengalami kasus (ceileeh kasus) yang sama maka berdasarkan wejangan yang sudah didapat kita bisa menentukan langkah apa yang tepat untuk diterapkan, semisal ga cocok dengan apa yang disarankan karena itu tadi (kondisi rumah tangga yang berbeda) maka kita bisa ancang-ancang (=,=” bahasamuu) cari option lain untuk bertindak. hehehehe. ok sekian dulu cuap-cuapnya jumpa lagi pekan depan ok!

untuk teman dekatku…. tanggal pernikahan itu kian dekat, semoga dipermudah ya… Love you because Allah :*

Assalamu’alaykum Warohmatullohi Wabarokatuh 🙂